Minggu, 23 November 2014

Biopori?

Apa itu Biopori?
Menurut bahasa, Biopori terdiri dari Bio yang artinya Hidup dan Pori yang artinya pori-pori  yang bermanfaat. Lubang Biopori adalah lubang dengan diameter  10-30 cm dengan panjang  80-100 cm yang ditutupi dengan sampah organic yang berfungsi untuk menjebak air disekitarnya serta untuk membantu pelapukan sampah organic menjadi kompos. Lubang Resapan Biopori adalah lubang yang berbentuk liang (terowongan kecil) yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah (cacing, semut, rayap-rayap) dan perakaran tanaman.

Bagaimana membuatnya?
Pembuatan lubang Biopori cukup mudah dan dapat dicicil. Pertama kita tentukan letak lubang Biopori. Biasanya dibuat di jalur aliran air hujan atau tempat yang lebih rendah sehingga banyak air menggenang. Lubang di sekitar tanaman dapat membantu menyuburkan tanaman tersebut. Jarak antar lubang tergantung keadaan di lapangan, tetapi sebaiknya tidak kurang dari 30 cm. Setelah titik lubang ditentukan, sebelum membuat lubang, siapkan wadah (ember atau plastik digelar) untuk tempat tanah hasil pengeboran supaya area sekitar tidak kotor. Kira2 1 lubang perlu wadah sebesar kaleng cat ukuran 1 pail. Langkah pengeboran sbb :
  1. Putar alat Biopori searah jarum jam. Jika bagian atas mata bor sudah tertutup tanah, angkat alat, keluarkan tanahnya, tampung di wadah. Boleh saja setelah agak dalam baru diangkat tetapi akan terasa lebih berat. Pengeboran dengan arah vertikal.
  2. Pengeboran dilanjutkan sampai kedalaman lubang mencapai 1 m.
  3. Jika permukaan air tanah kurang dari 1 m, kedalaman dibuat kurang dari kedalaman permukaan air tanah karena kompos akan membusuk akibat terendam air terus menerus.
  4. Jika di tengah-tengah terdapat batu sehingga pengeboran tidak dapat diteruskan, hentikan pengeboran, namun lubang tetap dapat dipakai. Jika batu dapat dihancurkan (misal dengan linggis), pengeboran dapat diteruskan.
  5. Mulut lubang boleh diperkuat dengan paralon 4 inci atau semen setinggi sekitar 2 cm, namun alami tertutup rumputpun cukup bagus.
  6. Cuci dan bersihkan terutama mata bor setelah selesai pakai agar tidak mudah berkarat
Isi lubang Biopori boleh apa saja, tetunya yang organik, seperti dedaunan, hasil pangkasan rumput dan sampah sisa dapur. Lubang yang sudah penuh nantinya akan berkurang/menyusut lagi karena proses pengomposan. Lubang resapan Biopori ini juga dapat dibuat di sepanjang selokan. Jika bagian dasar sudah disemen dapat dilubangi sebesar lubang biopori.

Apa manfaatnya?
Biopori memiliki segudang manfaat secara ekologi dan lingkungan, yaitu memperluas bidang penyerapan air, sebagai penanganan limbah organik, dan meningkatkan kesehatan tanah. Selain itu, biopori juga bermanfaat secara arsitektur lanskap karena telah digunakan sebagai pelengkap pertamanan di berbagai rumah mewah dan rumah minimalis yang menerapkan konsep rumah hijau. Biopori kini menjadi pelengkap penerapan kebijakan luas minimum ruang terbuka hijau di perkotaan bersamaan dengan pertanian urban. Bahkan pemerintah Kota Sukabumi sangat menganjurkan ruang terbuka hijau memiliki biopori.

Berikut adalah contoh lubang biopori.


                                                          

Posted by Andre Kristanto - 1801438385


Tidak ada komentar:

Posting Komentar