Apa itu Biopori?
Menurut bahasa, Biopori terdiri
dari Bio yang artinya Hidup dan Pori
yang artinya pori-pori yang bermanfaat. Lubang Biopori
adalah lubang dengan diameter 10-30 cm dengan panjang 80-100 cm
yang ditutupi dengan sampah organic yang berfungsi untuk menjebak air
disekitarnya serta untuk membantu pelapukan sampah organic menjadi kompos.
Lubang Resapan Biopori adalah lubang yang berbentuk liang (terowongan kecil)
yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah (cacing, semut, rayap-rayap) dan
perakaran tanaman.
Bagaimana membuatnya?
Pembuatan
lubang Biopori cukup mudah dan dapat dicicil. Pertama kita tentukan letak
lubang Biopori. Biasanya dibuat di jalur aliran air hujan atau tempat yang
lebih rendah sehingga banyak air menggenang. Lubang di sekitar tanaman dapat
membantu menyuburkan tanaman tersebut. Jarak antar lubang tergantung keadaan di
lapangan, tetapi sebaiknya tidak kurang dari 30 cm. Setelah titik lubang
ditentukan, sebelum membuat lubang, siapkan wadah (ember atau plastik digelar)
untuk tempat tanah hasil pengeboran supaya area sekitar tidak kotor. Kira2 1
lubang perlu wadah sebesar kaleng cat ukuran 1 pail. Langkah pengeboran sbb :
- Putar alat Biopori searah jarum jam. Jika
bagian atas mata bor sudah tertutup tanah, angkat alat, keluarkan
tanahnya, tampung di wadah. Boleh saja setelah agak dalam baru diangkat
tetapi akan terasa lebih berat. Pengeboran dengan arah vertikal.
- Pengeboran dilanjutkan sampai kedalaman lubang
mencapai 1 m.
- Jika permukaan air tanah kurang dari 1 m,
kedalaman dibuat kurang dari kedalaman permukaan air tanah karena kompos
akan membusuk akibat terendam air terus menerus.
- Jika di tengah-tengah terdapat batu sehingga
pengeboran tidak dapat diteruskan, hentikan pengeboran, namun lubang tetap
dapat dipakai. Jika batu dapat dihancurkan (misal dengan linggis),
pengeboran dapat diteruskan.
- Mulut lubang boleh diperkuat dengan paralon 4
inci atau semen setinggi sekitar 2 cm, namun alami tertutup rumputpun
cukup bagus.
- Cuci dan bersihkan terutama mata bor setelah
selesai pakai agar tidak mudah berkarat
Isi lubang
Biopori boleh apa saja, tetunya yang organik, seperti dedaunan, hasil pangkasan
rumput dan sampah sisa dapur. Lubang yang sudah penuh nantinya akan
berkurang/menyusut lagi karena proses pengomposan. Lubang resapan Biopori ini
juga dapat dibuat di sepanjang selokan. Jika bagian dasar sudah disemen dapat
dilubangi sebesar lubang biopori.
Apa manfaatnya?
Biopori memiliki segudang manfaat
secara ekologi dan lingkungan, yaitu memperluas bidang penyerapan air, sebagai
penanganan limbah organik, dan meningkatkan kesehatan tanah. Selain itu,
biopori juga bermanfaat secara arsitektur lanskap karena
telah digunakan sebagai pelengkap pertamanan di
berbagai rumah mewah dan rumah minimalis yang menerapkan konsep rumah hijau. Biopori kini menjadi pelengkap
penerapan kebijakan luas minimum ruang terbuka hijau di
perkotaan bersamaan dengan pertanian urban. Bahkan
pemerintah Kota Sukabumi sangat
menganjurkan ruang terbuka hijau memiliki biopori.
Berikut adalah contoh lubang biopori.
Berikut adalah contoh lubang biopori.
Posted by Andre Kristanto - 1801438385

Tidak ada komentar:
Posting Komentar